Materi 1.9

Dasar Manajemen Risiko

⏱ ± 1 menit baca · 👁 49 pembaca

Manajemen risiko adalah bagian yang membuat trader bertahan cukup lama untuk menjadi baik. Tanpa ini, strategi sebagus apa pun akhirnya kandas.

Risiko dan target dari titik entry. Contoh jarak target dua kali jarak stop sebelum biaya.
Diagram BelajarGold. Klik gambar untuk memperbesar.

Aturan 1R

Definisikan 1R = jumlah uang yang Anda relakan hilang pada satu posisi (mis. 1% dari modal). Semua hasil diukur dalam kelipatan R: target +2R berarti potensi untung dua kali risiko.

Menentukan ukuran posisi

  1. Tetapkan risiko dalam uang (mis. modal 10.000.000 × 1% = 100.000).
  2. Ukur jarak entry ke stop loss dalam pip.
  3. Ukuran lot = risiko uang ÷ (jarak pip × nilai per pip).

Dengan cara ini, stop yang lebih lebar otomatis menghasilkan lot lebih kecil — risiko uang tetap sama.

Rasio risiko/imbalan

Utamakan rencana dengan potensi imbalan minimal setara risikonya (1:1) dan idealnya lebih. Dengan RR 1:2, Anda bisa benar hanya 40% dari waktu dan tetap bertumbuh.

Poin kunci

  • Tentukan risiko sebelum masuk, bukan sesudah harga bergerak.
  • Konsistenkan risiko per posisi; jangan "balas dendam" dengan lot besar.

Disclaimer risiko: seluruh konten di situs ini disediakan untuk tujuan edukasi, bukan nasihat keuangan, sinyal, ajakan transaksi, atau janji keuntungan. Trading memiliki risiko tinggi dan dapat menyebabkan kehilangan sebagian atau seluruh modal. Pelajari legalitas penyedia layanan sesuai yurisdiksi Anda.

Disclaimer risiko: seluruh konten di situs ini disediakan untuk tujuan edukasi, bukan nasihat keuangan, sinyal, ajakan transaksi, atau janji keuntungan. Trading memiliki risiko tinggi dan dapat menyebabkan kehilangan sebagian atau seluruh modal. Pelajari legalitas penyedia layanan sesuai yurisdiksi Anda.
Konsultasi WhatsApp